| Golkar: Masyarakat Tak Puas SBY Karena Mensesneg |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Wednesday, 27 January 2010 | |
|
INILAH.COM, Jakarta - Penurunan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden SBY dinilai karena kegagalan SBY dalam membangun komunikasi di level elit. Penyebabnya, ditenggarai karena ketidak becusan orang-orang di sekeliling SBY.
"Kegagalan ini bisa disebabkan oleh orang-orang disekeliling dia (SBY) yang tidak profesional. Bisa Mensesneg atau mungkin Jubir," tandas Jeffrie Geovanie, anggota DPR RI dari Fraksi Golkar di sela pengumuman hasil survey LSI terkait kinerja 100 hari SBY-Budiono di kantor LSI, Jakarta, Rabu (27/1). Menurut Jeffrie, orang-orang disekeliling SBY juga memiliki peranan penting dalam mengkomunikasikan kerja pemerintahan kepada masyarakat luas hingga level yang paling elit seperti masyarakat yang memiliki pendidikan tinggi dan menengah. "Ini bisa menjadi suatu ancaman yang perlu disikapi dengan serius oleh Presiden dan lingkungan di sekitar Presiden," tandas Jeffrie. Ketika disinggung apakah Menkeu, Sri Mulyani juga salah satu faktor penyebab kegagalan Sby dalam 100 hari kerja pertamanya, Jeffrie mengatakan tidak. "Menkeu, saya lihat tidak," pungkasnya. Survei LSI itu dilakukan pada 7-20 Januari 2010 dengan sampel asal sebanyak 2.900 dipilih dengan teknik multistage random sampling. Jumlah sampel akhir yang dapat dianalisis, dengan response rate (berhasil diobservasi) sekitar 99% (berarti sangatbaik) adalah 2.869 responden. Berdasar jumlah sampel ini, diperkirakanmargin of error sebesar +/-2% pada tingkat kepercayaan 95%. Dalam survei itu LSI mengungkap, dibandingkan beberapa bulan sebelumnya, kepuasan terhahap kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) cenderung turun. Pada Juli 2009, tingkat kepuasan publik tercatat 85%, kemudian turun pada Nopember tahun yang sama menjadi 75%. Saat ini kepuasan publik hanya mencapai 70%. [mut] |
| < Prev | Next > |
|---|